
Review Buku: Eat That Frog! – Kerjakan Tugas Terberat Lebih Dulu untuk Mengalahkan Penundaan
Review buku Eat That Frog! karya Brian Tracy — tentang cara mengalahkan penundaan dengan mengerjakan tugas terberat dan terpenting lebih
I’m based in Semarang, Indonesia. With a background in Electrical and Industrial Engineering, I currently work at a power plant while building several creative studios. In my spare time, I read books, experiment with data, enjoy my hobbies, and write about whatever catches my attention.

Review buku Eat That Frog! karya Brian Tracy — tentang cara mengalahkan penundaan dengan mengerjakan tugas terberat dan terpenting lebih
Ringkasan Cepat The 80/20 Principle karya Richard Koch berangkat dari satu pola sederhana, sebagian kecil usaha kita menghasilkan sebagian besar
Review buku The Checklist Manifesto karya Atul Gawande — tentang mengapa di dunia yang begitu rumit kegagalan kita sering lahir

Setiap hari tanpa disadari, mungkin kita kerap mengambil jalan pintas. Melewati satu langkah prosedur yang kelihatannya sepele, tidak membaca petunjuk

Kita semua pernah mengalaminya. Bangun pagi dengan semangat membara, menulis daftar panjang aktivitas produktif, bertekad makan sehat, dan rutin olahraga.

Kita tumbuh besar dengan keyakinan sebagian orang terlahir pintar, sebagian lain terlahir biasa saja. Ada yang “berbakat” dan ada yang

Tanpa disadari, ketergantungan kita pada berbagai aplikasi dan tools justru sering kali menjadi beban baru. Harapannya adalah efisiensi, namun realitanya

Ada satu siklus yang mungkin kamu sadari tapi sulit diputus, yaitu berjanji pada diri sendiri bahwa keterlambatan kali ini adalah

Ada satu jebakan yang hampir membuat semua orang jatuh ke dalamnya. Entah itu baru mendapat promosi, bisnis sedang laris, atau

Kita semua pernah mengalami situasi seperti mengabaikan pesan yang seharusnya segera dibalas, menunda tugas kecil karena merasa belum mendesak, sampai

Kita semua punya refleks serupa. Saat sesuatu tidak berjalan sesuai rencana, hal pertama yang dilakukan adalah mencari siapa yang salah.
Ringkasan Cepat The 80/20 Principle karya Richard Koch berangkat dari satu pola sederhana, sebagian kecil usaha kita menghasilkan sebagian besar
Review buku The Checklist Manifesto karya Atul Gawande — tentang mengapa di dunia yang begitu rumit kegagalan kita sering lahir

Setiap hari tanpa disadari, mungkin kita kerap mengambil jalan pintas. Melewati satu langkah prosedur yang kelihatannya sepele, tidak membaca petunjuk

Kita semua pernah mengalaminya. Bangun pagi dengan semangat membara, menulis daftar panjang aktivitas produktif, bertekad makan sehat, dan rutin olahraga.

Kita tumbuh besar dengan keyakinan sebagian orang terlahir pintar, sebagian lain terlahir biasa saja. Ada yang “berbakat” dan ada yang

Tanpa disadari, ketergantungan kita pada berbagai aplikasi dan tools justru sering kali menjadi beban baru. Harapannya adalah efisiensi, namun realitanya

Ada satu siklus yang mungkin kamu sadari tapi sulit diputus, yaitu berjanji pada diri sendiri bahwa keterlambatan kali ini adalah

Ada satu jebakan yang hampir membuat semua orang jatuh ke dalamnya. Entah itu baru mendapat promosi, bisnis sedang laris, atau

Kita semua pernah mengalami situasi seperti mengabaikan pesan yang seharusnya segera dibalas, menunda tugas kecil karena merasa belum mendesak, sampai

Kita semua punya refleks serupa. Saat sesuatu tidak berjalan sesuai rencana, hal pertama yang dilakukan adalah mencari siapa yang salah.